1. Lihat Battery Usage

Buka Settings → Battery dan lihat aplikasi mana yang paling banyak menggunakan baterai dalam 24 jam atau beberapa hari terakhir. Bandingkan dengan lama pemakaiannya.

2. Bedakan screen-on dan background activity

Aplikasi yang banyak dipakai memang wajar menghabiskan baterai. Yang perlu diperhatikan adalah aplikasi dengan background activity tinggi padahal jarang dipakai.

3. Cek brightness dan layar

Layar merupakan salah satu pemakai daya terbesar. Brightness tinggi terus-menerus, video lama, gaming, atau penggunaan display eksternal dapat mempercepat pengurasan baterai.

4. Perhatikan setelah update

Sesaat setelah update besar, iPad dapat melakukan indexing, sinkronisasi, download, dan pemrosesan foto di background. Pemakaian baterai sementara bisa lebih tinggi sebelum kembali normal.

5. Wi-Fi, seluler, GPS, dan sinyal

Koneksi yang terus mencari jaringan atau penggunaan lokasi yang intensif dapat meningkatkan konsumsi daya, terutama pada iPad seluler atau saat sinyal buruk.

6. Suhu juga berpengaruh

Kalau iPad sering panas bersamaan dengan baterai yang cepat turun, cari proses atau aplikasi yang membuat perangkat bekerja berat. Panas yang tidak wajar perlu diperiksa terpisah.

7. Kapan curiga kondisi baterai?

Kalau baterai turun sangat cepat saat pemakaian ringan, persentase melompat, iPad mati sebelum 0%, atau usia perangkat sudah tinggi, kondisi baterai bisa menjadi salah satu penyebab.

Jangan menilai hanya dari satu hari.

Bandingkan pola beberapa kali pemakaian dengan kondisi serupa. Update, restore, atau penggunaan berat sementara bisa membuat angka terlihat lebih buruk.